Foto : Berita YONHAP

Perdana Menteri Han Duck-soo berjanji untuk meningkatkan jumlah pusat pengujian dan perawatan COVID-19 satu atap dari enam ribu-206 saat ini menjadi sepuluh ribu.

Pada pertemuan dengan para pejabat pada hari Jumat, Han mengatakan pasien akan dapat menerima perawatan dalam sistem perawatan kesehatan umum bahkan jika ada kebangkitan virus di masa depan.

Ini terjadi ketika pemerintah pada hari Jumat menggabungkan berbagai jenis fasilitas perawatan COVID-19, seperti klinik penyakit pernapasan, klinik rawat jalan, dan pusat konseling telepon, sebagai pusat perawatan pasien pernapasan.

Dari 12-ribu-601, enam ribu-206 memiliki sumber daya untuk menawarkan layanan pengujian, diagnosis, dan perawatan satu atap.

Pemerintah akan membagi negara menjadi tujuh wilayah – wilayah ibu kota, Chungcheong, Jeolla, Gyeongsang Utara, Gyeongsang Selatan, Gangwon dan Jeju – dan menunjuk sebuah pusat di setiap wilayah untuk menetapkan tempat tidur rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas.